Ada kesalahan di dalam gadget ini

Minggu, 15 Februari 2009

ASAL MULA SNIPER DAN PRIORITAS TARGET SNIPER

Istilah sniper untuk pertamakalinya di pakai sebagai salah satu istilah militer resmi bagi penembak runduk oleh AD Jerman pada 1910. Pencipta satuan sniper dengan standar kualifikasi, doktrin oleh organisasi seperti yang kita kenal sekarang adalah tentara kerjaan Jerman sebelum PD I. Jerman pulalah yang untuk pertama kali menciptakan senapan khusus untuk sniper. Bahkan mereka pula yang membuat peluru khusus untuk senapan tersebut. senapan khusus sniper ini dibuat berdasarkan senapan Mauser Gewehr (Gew.98) kaliber 7,92 mm yang khusus di "Tune Up" agar sangat tepat tembakannya dan di pasangi teleskop pembidik.

Senapan Jenis Mauser Gewehr

Selain harus menembak tepat, sniper juga punya prioritas dalam memilih sasaran tembaknya. Adapun urutan yang terlebih dahulu di lenyapkan adalah sebagai berikut :

  • Sniper musuh harus secepatnya dilumpuhkan karena tingkat bahayanya nomor satu.
  • Sasaran kedua sniper adalah Komandan, karena dengan melumpuhkan komandan, dapat menimbulkan dampak psikologis yang sangat besar bagi anak buahnya yang di pimpinnya.
  • Sasaran ketiga adalah para operator senjata berat, karena personel ini dilumpuhkan sniper untuk mengurangi resiko serangan musuh.
  • Dan yang keempat adalah operator radio termasuk peralatannya yang berhubungan dengan komunikasi.

Posted by rixco on Oct 17, '08 9:44 AM for everyone
Dalam buku pegangan sniper disebutkan, tiada cara paling efektif untuk melumpuhkan seorang sniper kecuali dilakukan dari dalam, yakni orang di sampingnya, spotter atau observer. Istilah lainnya adalah musuh dalam selimut. Pendamping sniper ini di tersenjatai dengan senapan serbu yang bisa sekali pukul melumpuhkan sniper. Lebih dari itu, dialah yang paling tahu di lapangan soal kelebihan dan kekurangan sniper dalam melaksanakan tugasnya.

Meski demikian, upaya memahami tingkah laku sniper perlu di miliki agar bisa melakukan kontrasniper. Antara lain, sniper biasa melakukan penembakan dalam jarak 400 yard. Peluru yang di tembakannya biasanya irit. Bisa jadi hanya satu yang dilayangkan. Pasukan yang terkena tembakan semacam ini harus waspada untuk menyadari bahwa sniper telah mengintai.

Arah tembakan sniper menuju titik-titik vital di tubuh. Jadi bila ada personel pasukan terkena tembakan yang mengarah pada bagian-bagian vital, waspadai kemungkinan ada sniper di sekitar pasukan anda.

Untuk membedakan sniper dari personel pasukan yang lain, ada banyak indikator. Sniper bisa terlihat dari berbagai asesoris yang di kenakan. Bisa saja dari kamuflase (facemask,smocks, atau ghillie suits) yang di gunakannya.

Sniper bergerak sendiri di lapangan. Jadi, bila melihat pasukan yang memisahkan diri, bisa jadi itu sniper. Terlebih lagi bila senapan yang di gunakannya dilengkapi dengan asesoris macam scope, binocular, peredam atau lainnya.

Saat ini, sniper juga menggunakan senapan yang sudah memiliki peredam yang menyatu. Bukan modal bongkar pasang.

Dengan dasar pengetahuan soal sniper yang mendalam, tindakan untuk melumpuhkan sniper bisa dilakukan dengan lebih efektif . Ibarat pemeo, kalau sudah tau selahnya, sesuatu lebih mudah di lakukan. Untuk melumpuhkan sniper, teknik sniper pantas di pelajari dalam hal ini

Tidak ada komentar: